Rabu, 07 Oktober 2015

Jual Buku "Mahasiswa dan Masa Depan Politik Indonesia" karya Drs. Mohammad Djazman Al-kindi, dkk. - Harga: 20.000


Judul: Mahasiswa dan Masa Depan Politik Indonesia

Karya: Drs. Mohammad Djazman Al-kindi, dkk.

Penerbit: PSIP DPP IMM, 1993





Harga: 20.000





Kehidupan politik dalam sesuatu bangsa atau Negara, sampai saat ini masih menjadi barometer utama untuk menilai suatu bangsa itu memiliki kekuatan atau tidak. Maskipun aspek politik tentu tidak bisa berdiri sendiri, karena hal itu sangat terkait dengan kemajuan ekonomi suatu bangsa, juga kemudian ilmu dan teknologi. Kalau kita liat, fenomena masa kini, bahwa pemegang dominasi kekuatan politik dunia adalah mereka yang memikir sumber daya yang handal dalam penguasan ekonomi dan sains-tek.



Lantas di mana posisi mahasiswa yang disebut sebagai generasi yang secara kualitatif merupakan sumber daya masa depan yang handal? perlukah mereka ‘dibina’, diarahkan atau dibiarkan menemukan identitas dirinya secara independen, sehingga selalu siap menghadapi tatanan dunia baru ini?



Buku  ini mengkaji permasalahan strategis di atas.

Jual Buku "Kesusastraan dan Kekuasaan" karya Goenawan Mohamad - Harga: 30.000


Judul: Kesusastraan dan Kekuasaan – kumpulan esai

Karya: Goenawan Mohamad

Penerbit: Pustaka Firdaus, 2003


Harga: 30.000




Akhir-akhir ini perdebatan tentang kesusastaan dan politik, kesusastraan dan kekuasaan mendapat perhatian lagi. Khususnya yang menyangkut kejadian dan keadaan di Indonesia di tahun 1960-an ketika sebuah polemik sengit berlangsung: di satu pihak berdiri seniman dan cendekiawan yang bergabung dalam Lekra, yang besemboyan “Politik Panglima Seniman”, dan di pihak lain berdiri seniman dan cendekiawan yang menampik semboyan itu, dan menghendaki kemerdekaan kreatif yang tidak tunduk kepada pertimbangan Partai serta kalkulasi kekuasaan.



Polemik tersebut berlangsung cukup ramai, dan boleh dikatakan “ganas” dan menjadikannya sebuah preistiwa yang mungkin tidak kalah penting (dilihat dari luasnya imbas yang terjadi, paling tidak, jika bukan dari isi pikirannya) dengan “Polemik Kebudayaan” yang terjadi di tahun 1930-an.



Peristiwa itu berlangsung 30 tahun yang lalu, dan tak banyak dokumentasi yang tersimpan dan dapat dibaca kembali. Maka buku ini menjadi penting, merupakan kesaksisan dari orang yang terlibat langsung dalam pegumulan itu.



Kumpulan karangan ini bermanfaat bagi pemerhati sastra, terutama generasi yang lebih muda, setidaknya untuk menelaah kembali satu bagian dari pengalaman kesusastaraan dan kesaksian Indonesia ketika harus bertautan dengan satu soal yang sampai sekarang kita hadapi: soal kekuasaan, soal negara, soal politik.

Selasa, 06 Oktober 2015

Jual Buku "Hikayat Kampung Mati" karya Marhalim Zaini - Harga: 25.000


Judul: Hikayat Kampung Mati

Karya: Marhalim Zaini

Penerbit: AdiCita, 2007





Harga: 25.000




MARHALIM ZAINI, S.Sn, M.A, lahir di Teluk Pambang, Bengkalis, Riau, 15 Januari 1976. Menulis puisi, cerpen, novel, dan esai di banyak media, seperti Kompas, Majalah Horison, Republika, Koran Tempo, Jawa Pos, Riau Pos, Media Indonesia, Jurnal Nasional, dll. Sebelas bukunya telah terbit, Segantang Bintang Sepasang Bulan (Puisi, 2003), Langgam Negeri Puisi (Puisi, 2004),  Amuk Tun Teja (cerpen, 2007), Di Bawah Payung Tragedi (Drama, 2003), Tubuh Teater (Esai, 2003), Getah Bunga Rimba (Novel, 2006), Hikayat Kampung Mati (Novel, 2007), Megalomania (Novel, 2008), Pangeran Terubuk (Drama, 2009), Tun Amoy (Novel, 2009), dan Saya Bisa Menjadi Penulis (Kiat dan Motivasi, 2012).



Karya-karyanya juga termaktub dalam lebih dari 40 antologi bersama, seperti 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008, 60 Puisi Indonesia Terbaik 2009, Living Together (Dwibahasa, TUK, 2005), Tongue In Your Ear (FKY, 2007), Antologia De Poeticas (Kumpulan Puisi Dwibahasa, Indonesia, Portugal, Malaysia) Gramedia, 2008, dan lain-lain.



Sering diundang baca puisi dan seminar dalam berbagai ivent sastra, seperti Cakrawala Sastra Indonesia 2004, International Literary Award 2005, Bintan Art Festival 2005, Ubud Writers and Readers Festival 2007, dan Korea-Asean Poets Literature Festival II 2011, dan lain-lain.



Menerima Anugerah Seni 2005 dari Dewan Kesenin Riau, sebagai Seniman Pemangku Negeri (SPN) bidang sastra, Ganti Award 2005 dan 2006 untuk dua novelnya, Anugerah Seni Tradisi 2007 dari Gubernur Riau, kategori Prestasi Sastra, dan tahun 2011 ia menerima Anugerah Sagang, sebagai Seniman/Budayawan Pilihan.


Setelah lulus dari jurusan Teater, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dan pascasarjana Ilmu Antropologi di Universitas Gadjah Mada, ia mengajar dan menjadi Ketua Jurusan Teater di Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) Pekanbaru, selain menjadi dosen terbang di Universitas Lancang Kuning dan Universitas Abdurrab.

Jual Buku "Aubade – kumpulan puisi" karya Rachmat Djoko Pradopo - Harga: 22.000


Judul: Aubade – kumpulan puisi

Karya: Rachmat Djoko Pradopo

Penerbit: Pustaka Pelajar, 1999




Harga: 22.000





Rachmat Djoko Pradopo (lahir di Klaten, Jawa Tengah, 3 November 1939; umur 75 tahun) adalah sastrawan Indonesia. Dia menjadi dosen tetap di Fakultas Sastra dan Kebudayaan (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) (Januari 1967 - Desember 2004). Hingga kini, dia masih memberikan kuliah bidang studi sastra (Kritik Sastra dan Stilistika) sebagai profesor emiritus. Diangkat sebagai guru besar madya 1993 dan guru besar penuh 2003.



Di samping itu, dia pernah menjadi dosen tidak tetap di IKIP Sanata Dharma (1968-1969), IAIN Sunan Kalijaga, Fakultas Sastra Unej Jember (1968-2003), dan memberikan kuliah Kajian Puisi dan Kritik Sastra di Fakultas Sastra Undip Semarang (1967 sampai sekarang). Selain memberi kuliah di S-1 Fakultas Ilmu Budaya, dia juga memberi kuliah di Program Studi Sastra Sekolah Pascasarjana UGM. Selama tiga tahun (1970-1972) dikirimkan UGM sebagai dosen tamu di Hankuk University of Foreign Studies di Seoul, Korea Selatan, memberikan kuliah dalam bidang Kesusastraan dan Bahasa Indonesia.



Dia menulis puisi dan esai dimuat di berbagai majalah dan koran dan dibukukan. Sajak-sajaknya dimuat dalam antologi bersama Manifest (PKPI Yogya, 1968, Tugu (Dewan Kesenian Yogyarta, 1986), Tonggak (Gramedia, 1987). Matahari Pagi di Tanah Air (kumpulan sajak, 1967) Bahasa Puisi Penyair Utama Indonesia Modern (1985) Pengkajian Puisi (1987) Prinsip-Prinsip Kritik Sastra (1988) Hutan Bunga (kumpulan sajak, 1993) Beberapa Teori dan Metode Kritik Sastra (1995) Aubade (kumpulan sajak, 1999 Kritik Sastra Indonesia Modern (2003) Mitos Kentut Semar (kumpulan sajak, 2006).



Jual Buku "Seni Menulis Puisi" karya Hasta Indriyana - Harga: 50.000


Judul: Seni Menulis Puisi

Karya: Hasta Indriyana

Penerbit: Gambang Buku Budaya, 2015




Harga: 50.000




Puisi terdiri dari tubuh dan ruh. Di dalam buku ini mengulik tentang keduanya, yaitu bagaimana mengenalinya dan menguraikan langkah-langkah menulisnya. Kelebihan buku ini adalah pembaca mengenal berbagai jenis puisi, cara menikmati puisi/analisis, dan teknik menuliskannya.



Buku ini terdiri dari teori apresiasi dan langkah-langkah terapan. Masing-masing penulis sertakan contoh puisi untuk mempermudah pemahaman. Ada beberapa langkah yang memang tidak penulis sertakan langkah-langkahnya, sebab dengan contoh  yang ada sudah cukup untuk mengerti ke arah cara menulis puisi yang dimaksud.



Tidak banyak yang tahu jenis-jenis puisi dan istilah-istilah yang melingkupinya, misalnya alusi, impresi, dramatik, antropomorfisme, pararima, kolase. Di dalam buku ini dipaparkan juga kiat menangkap ide, menciptakan kesegaran daya ungkap; menghilangkan kongjungsi; menulis kata pertama; menulis judul; merevisi; dan lain sebagainya.



Buku ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin mengenal puisi; bagi orang-orang yang ingin bisa menikmati puisi; bagi guru yang mengajarkan puisi; bagi pembina sanggar; bagi penyair yang selama ini kesulitan mengajarkan penulisan puisi; dan bagi siapa pun yang menjadi pemateri penulisan puisi.